Cara Bantu UMKM Indonesia

3 Cara Bantu UMKM Indonesia Agar Bisa Terus Berkembang

Jika melihat database di website Bank Indonesia. Ada banyak sekali UMKM yang layak dibiayai. Kira-kira sekitar 18.625 yang tersebar di seluruh Indonesia. Tentu saja, semuanya sudah melalui tahapan survey ya, Gaes ya.

Nah, salah satu cara bantu UMKM Indonesia untuk terus berkembang adalah melalui pendanaan online. Kita bisa melakukannya melalui finance technology (fintech) P2P Lending lho. Memberikan pinjaman pada mereka untuk mengembangkan usahanya.

Nggak perlu khawatir saat mereka meminjam dana. Toh pada akhirnya, kita akan mendapatkan bagi-hasil kok. Gimana cerita lengkapnya? Kuceritakan bersamaan dengan tips membantu UMKM Indonesia yang lain ya!

Cara Bantu UMKM Indonesia Agar Terus Berkembang

Dua tahun ini, kondisi dunia berubah. Pandemi memporak-porandakan segalanya. Nggak sedikit UMKM yang kocar-kacir.

Tapi kita selalu bisa membuat mereka bertahan bahkan usahanya juga terus berkembang. Bagaimana caranya?

Seenggaknya ada 3 cara bantu UMKM Indonesia agar terus berkembang, sebagai berikut:

1. Membeli Produk Lokal

Alih-alih bangga memakai produk luar. Akan lebih baik kalau kita menggunakan produk lokal. Mau itu urusan fashion, kuliner dan lain sebagainya.

Dengan begitu, kita akan menjadi bagian keberlanjutan dari usaha mereka. Karena apa yang kita lakukan menjadi alasan mereka untuk tetap melakukan produksi.

Bayangkan saat ada banyak orang yang melakukan hal seperti ini. Maka, UMKM nggak akan berhenti membuat produk. Selanjutnya usaha mereka akan terus berkembang. Benar ‘kan?

2. Jadi Reseller Para UMKM Indonesia

Setelah menggunakan sendiri produk para UMKM. Kita bisa memberikan feedback untuk mereka. Bisa berupa postingan review atas produk tersebut.

Misalnya, kita membeli makanan atau fashion dari para pelaku UMKM. Tentu kita akan merasakan sendiri makanan itu. Apakah cocok dengan lidah kita atau nggak? Bagaimana harganya? Dan lain sebagainya.

Lalu, kita ceritakan seputar makanan tersebut dalam sebuah postingan. Siapa tahu ada banyak teman kita yang membaca postingan itu. Terus karena satu atau dua hal, mereka ingin ikut membelinya. Maka, kita bisa sekalian menjadi reseller.

Dengan begini, selain membantu UMKM mengembangkan usahanya. Kita juga bisa sekalian mendapatkan tambahan penghasilan. Iya nggak, Gaes?

3. Lakukan Pendanaan Online

Memberikan Pinjaman UMKM
Credit to www.pexels.com/id-id/@karolina-grabowska/

Saat kita punya dana lebih, maka kita bisa bantu mereka dengan memberikan pinjaman UMKM. Dari hal ini, kita bisa mendapatkan bunga lho. Jadi, semacam simbiosis mutualisme gitu deh.

UMKM mendapatkan modal untuk pengembangan usahanya. Kita mendapatkan manfaat ekonomi dari pinjaman kita. Sama-sama enak lah ya.

Tapi, gimana caranya kita memberikan pendanaan online untuk membantu UMKM Indonesia berkembang? Lagian nih ya, apakah aman memberikan pendanaan atau pinjaman online? Takut ketipu nggak sih?

Oh tentu saja nggak. Asal kita memanfaatkan platform yang tepat dong. Sini biar ku kenalin salah satu fintech yang bisa menjadi wadah untuk membantu para UKM!

Mengenal Akseleran

Ngomongin meminjamkan dana, aku sudah mencoba satu fintech. Namanya Akseleran. Nggak banyak sih yang kupinjamkan. Hanya Rp. 100 ribu.

Soalnya ‘kan sistemnya kayak pengumpulan dana gitu. Misal, pihak UMKM butuh dana. Lalu, mereka akan mengajukan pinjaman sejumlah dana melalui Akseleran. Lalu pihak fintech akan mengumpulkan dana dari banyak pemberi pinjaman.

Setelah terkumpul, baru deh fintech akan memproses dan menyalurkannya pada UMKM tersebut. Sementara kita menunggu pencairan untuk mendapatkan bagi-hasil. Mudah ‘kan?

Jadi, Akseleran adalah peer-to-peer (P2P) lending platform yang menghubungkan UMKM dengan kumpulan pemberi pinjaman. Mereka memberikan suku bunga yang kompetitif. Selain itu, tenor pinjaman, model pembayaran dan penyertaan agunannya juga fleksibilitas.

Oh iya, Akseleran sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ya, Gaes ya. Aman dan nggak perlu khawatirlah kalau kita mau ikut andil di sana.

Pokoknya cocok banget deh buat para UMKM yang ingin mengembangkan usahanya. Pun kita yang memiliki dana lebih untuk membantu mereka. Benar-benar tempat pertemuan yang syahdu dan romantis sih menurutku. Hehehe….

Risiko Pemberi Pinjaman

Tapi eh tapi. Meski aman bukan berarti kita nggak akan menemukan risiko ya. Cuma, pihak mereka sudah memperhitungkan risiko tersebut dan mengantisipasinya. Terus apa saja sih risiko kita sebagai pemberi pinjaman?

  1. Gagal bayar. Ini sudah pasti jadi risiko yang utama. Peminjam bisa saja gagal melakukan pembayaran. Tapi, Akseleran sudah mengantisipasinya dengan melakukan analisis kelayakan dan risiko pinjaman secara ketat kok.
  2. Likuiditas agunan. Kadang agunan yang ada sulit terjual atau harganya bisa saja jatuh. Dalam hal ini Akseleran mengantisipasi dengan menekankan arus kas peminjam dan kualitas dari agunan saat analisis kelayakan dan risiko pinjaman.
  3. Proses hukum. Apapun perselisihan hukum yang terjadi dengan peminjam akan diproses melalui jalur peradilan. Meski prosesnya panjang, akseleran akan menempuh jalur hukum yang paling efektif. Mereka juga akan dibantu oleh konsultan hukum berpengalaman dong.

Yang pasti, Gaes. Kita selalu bisa melakukan diversifikasi pemberian pinjaman untuk meminimalisir risiko yang akan kita temui lho.

Oh iya, kalau Teman-teman tertarik untuk membantu UMKM dengan memberikan pinjaman. Bisa lho daftar menjadi lender di Akseleran.

Jangan lupa gunakan kode referralku AKSLSRI577475! Teman-teman bisa mendapatkan saldo gratis senilai Rp. 100 ribu. Lumayan lho buat tambahan pinjaman ke UMKM. Iya nggak?

Semoga bermanfaat.

Related Posts

16 thoughts on “3 Cara Bantu UMKM Indonesia Agar Bisa Terus Berkembang

  1. Benar sekali ini, Mbak. Kalau bukan kita yang bangga dan membeli produk dalam negeri, lalu siapa lagi? Apalagi produk lokal mutu sudah bagus, model beragam, harga juga lebih murah dibandingkan produk impor. Dari situ akan ada benang merahnya. Produk lokal banyak terjual, produksi terus berlanjut, pekerja pun terus mendapatkan penghasilan.

  2. UMKM saat ini harus bangkit kembali setelah pandemi covid yaa Mbak. Membeli produk lokal dan menjadi Reseller, bisa membantu UMKM untuk tumbuh kembali, nah uniknya, ternyata sudah bisa dibantu dengan pendanaan online yaa.

  3. UMKM memang rata2 terkendala dana sih. Kalau saya memang leboh suka beli produk lokal hehe kalo kuliner rasanya juga Indonesia banget hehe

  4. Asyik juga yaa kak, daripada duit nganggur dan ngga bsia berkembang hasilnya bisa nih didepositiin atau dipercayakan ke akseleren untuk jadi lender, selain bisa bermanfaat untuk orang lain juga jadi investasi konvensional sih kalau aku

  5. Hmm baru tau aku kalau kita juga bisa jadi pemberi pinjaman ke UMKM. Menarik juga nih Akseleran. Kalau mau mulai bisnis kira-kira bakal dapat pinjaman modal gak ya?

  6. Semoga UMKM di negeri kita bisa bangkit kembali setelah pandemi ini.

    Dengan program pendanaan ini otomatis membantu UMKM.untuk berkembang apalagi sekarang era digital.

  7. Dukungan untuk UMKM selalu terbuka ya dari arah mana saja.
    Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan untuk pengembangan bisnis

  8. Memulai bisnis kudu mempersiapkan semua sebaik mungkin supaya bisnis bisa sustainable dan berkembang.
    Karena bisnis tidak bisa hanya dengan semangat saja hehehe kudu ada strategi dan masalah modal boleh cobain akseleran ya

  9. Akseleran terpercaya sehingga bisa membantu memberikan bantuan dana segar bagi pemilik usaha yang tengah membutuhkan untuk memajukan usahanya.
    Memang struggling banget usaha zaman sekarang.

  10. Kalau memang digunakan secara tepat, keberadaan fintech itu benar-benar sangat membantu scale up bisnis sih ya kak. Yang penting fintech-nya udah resmi terdaftar dan debitur bertanggung jawab sama kreditnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *