12 Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Tubuh


Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan

12 Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Tubuh – Beberapa hari lalu, aku mengunjungi adikku ke Bangkalan. Dia menikah dengan orang sana dan tinggal bersama keluarga istrinya. Sepanjang perjalanan menuju rumahnya, aku melihat banyak sekali penjual bengkoang. Kenapa nggak beli aja? Kan lumayan buat rujakan setelah sholat terawih.

Begitu sampai rumah, aku langsung menyimpan bengkoangnya ke dalam kulkas. Aku berpikir, bukankah bengkoang bagus untuk kulit. Mau bukti? Tuh lihat saja di toko kosmetik! Banyak sekali deh produk skincare yang menggunakan umbi ini sebagai bahan penyusunnya.

Tapi eh tapi, ternyata umbi ini nggak hanya bagus untuk kulit lho. Tahu nggak sih, ada beberapa kegunaan bengkoang untuk kesehatan juga? Coba deh kita cek apa saja kandungan gizi umbi ini dulu ya!

Kandungan Gizi Bengkoang

Aku sudah merangkum kandungan gizi bengkoang dari beberapa web kesehatan terpercaya. Sebenarnya nggak menyangka sih kalau kandungan gizinya akan sebanyak itu. Kupikir hanya seratnya saja yang tinggi kayak sayuran dan buah-buahan lain. Jadi, aku bisa memaklumi sih jika ada khasiat bengkoang untuk kesehatan juga.

Teman-teman bisa mengecek kandungan gizinya pada table berikut ini ya. Jika ada informasi tambahan yang harus kutambahkan, kalian boleh menyampaikannya di kolom komentar yang telah tersedia.

Kandungan Bengkoang
Keterangan : K : kecil sekali kandungannyam, NA : tidak menyebutkan

Selain apa yang tersebut dalam table, masih ada beberapa kandungan gizi bermanfaat lainnya. Tetapi, dalam jumlah sedikit saja seperti, folat, selenium, mangan, vitamin B5, vitamin B6, vitamin E, asam pantotenat dan vitamin A.

Gimana? Cukup banyak kan kandungan gizi bengkoang. Jadi, mengonsumsi umbi ini juga bagus kok, yah meski ada beberapa orang yang nggak menyukainya. Saat aku membeli pun, emakku merasa heran. Beliau berpikir bahwa aku mungkin saja nggak menyukai bitok (bengkoang dalam bahasa Madura). Eh, tapi ternyata aku membelinya. Hehehe…

Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Tubuh Kita

Hayo, siapa yang suka rujakan dengan umbi bengkoang? Aku bahkan sudah membayangkan sedang mencocol bengkoang ke bumbu petis Madura yang gurih dan sedikit manis dari gula. Pasti mantap sekali menikmatinya setelah selesai terawih nanti. Mumpung masih ada yang belum dikupas. Hehehe…

Tapi sudahlah ya. Itu bisa nanti dulu. Sekarang kita berbicara mengenai beberapa kegunaan bengkoang untuk kesehatan tubuh kita saja. Aku sudah merangkumnya dari beberapa website kesehatan terpercaya.

1. Mengonsumsi Bengkoang dapat Melancarkan Pencernaan

Bengkoang memiliki kandungan serat sekitar 1 – 4.9 gram dalam 100 gram berat bengkoang. Jumlah ini cukup tinggi untuk mencukupi kebutuhan serat tubuh kita. Bahkan Food revolution Network menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi satu cangkir bengkoang saja, kita bisa memenuhi seperempat kebutuhan serat harian. Wow.

Tahu nggak sih, kandungan serat terbukti mampu membantu proses pencernaan makanan lho. Kandungan ini dapat meningkatkan massa feses dan melembutkannya. Hal ini bisa menghindarkan kita dari sembelit yang terkadang membuat perut melilit. Hehehe…

Seolah nggak cukup dengan itu saja, bengkoang juga mengandung air sebanyak 85.10 gram dalam 100 gram berat bengkoang. Dimana air juga dapat membantu untuk meringankan sembelit. Sehingga, salah satu faedah bengkoang untuk kesehatan ya ini. Dapat melancarkan pencernaan kita.

2. Bengkoang dapat Digunakan sebagai Makanan Diet

Manfaat Bengkoang untuk Diet
Editted by Canva

Ini adalah hal yang paling disukai oleh kaum Hawa. Gimana nggak? Bengkoang juga bermanfaat sebagai cemilan diet lho. Begini penjelasannya.

Seperti yang tertera pada table kandungan gizinya, umbi ini termasuk ke dalam makanan padat nutrisi. Mengapa? Karena bengkoang mengandung banyak nutrisi menyehatkan tapi relatif rendah kalori. Hanya sekitar 38 – 59 kal dalam 100 gramnya.

Bukan hanya itu, kandungan serat yang terkandung pada bengkoang merupakan serat inulin prebiotik. Dimana serat jenis ini sangat erat kaitannya dengan penurunan berat badan. Serat inulin prebiotik juga berdampak pada hormon yang mempengaruhi rasa lapar dan kenyang. Makanya, ketika kita mengonsumsi bengkoang akan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

3. Baik untuk Bakteri Usus

Kegunaan bengkoang untuk kesehatan selanjutnya masih berkaitan dengan sistem pencernaan tubuh. Yaitu bakteri usus. Maksudnya bagaimana?

Kita sudah mengetahui bahwa inulin yang terkandung pada bengkoang merupakan serat prebiotik. Sementara itu, bakteri dalam usus dapat memfermentasi kandungan ini meningkatkan populasi bakteri “baik” dan mengurangi jumlah bakteri kurang sehat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jenis bakteri dalam usus dapat memengaruhi berat badan, sistem kekebalan tubuh, dan suasana hati lho. Mungkin kalau kita merasa gundah gulana, alih-alih mengonsumsi cokelat, kita bisa menggantinya dengan ngemil bengkoang kali ya. Hehehe…

4. Manfaat Bengkoang untuk Jantung

Manfaat Bengkoang untuk Jantung
Editted by Canva

Bengkoang juga memiliki efek untuk kesehatan jantung dalam berbagai cara lho. Diantaranya, melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan termasuk pada jantung. Kok bisa? Bisa saja, begini penjelasannya.

Beberapa tinjauan studi menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat secara signifikan menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL). Nah, bengkoang kan juga mengandung serat. Sehingga, ketika kita mengonsumsinya dapat membantu untuk menurunkan peradangan, kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah.

Ketika kolesterol jahat menurun, maka pembentukan plak atau penyumbatan pada pembuluh darah jantung bisa dicegah. Hal ini sesuai dengan hasil dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi 16.6 ons (setara dengan 500 ml) jus bengkoang dapat mengurangi resiko pembekuan darah.

Bukan hanya itu, kalium, zat besi dan tembaga yang terkandung pada umbi ini juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah. Dimana zat besi dan tembaga sangat diperlukan untuk sel darah merah yang sehat. Efek bengkoang untuk kesehatan jantung emang sehebat itu, Gaes.

5. Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Tulang

Duh ini nih. Mamaku kan sering banget tuh mengeluh sakit pada tulangnya. Aku khawatir jika beliau menderita osteoporosis gitu, Gaes. Apa aku harus menganjurkan beliau mengonsumsi bengkoang?

Mungkin Teman-teman bertanya, kok bisa bengkoang bermanfaat untuk kesehatan tulang? Coba deh, kita cek kembali apa saja kandungan gizi yang terkandung pada umbi ini?

Beberapa diantaranya ada kalsium, magnesium, tembaga, fosfor, dan zat besi. Jenis-jenis mineral ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepadatan tulang lho. Selain itu, mereka juga bisa membantu untuk menyembuhkan dan memicu pertumbuhan tulang baru yang sudah rusak.

Namun, semua manfaat mineral ini harus memiliki pendukung untuk peran tersebut. Apa itu? Salah satu kandungan dalam bengkoang juga. Namanya serat inulin. Iya, serat prebiotik ini nyatanya nggak hanya bagus untuk pencernaan. Ia juga dapat membantu untuk mempertahankan mineral di tulang, meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi resiko osteoporosis.

6. Bengkoang dapat Mengontrol Kadar Gula dalam Darah

Manfaat bengkoang untuk kesehatan selanjutnya adalah mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini karena bengkoang memiliki indeks glikemik (IG) rendah. Dimana IG merupakan angka yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat diproses menjadi glukosa di dalam tubuh.

Nggak hanya itu, bengkoang juga memiliki kadar gula yang rendah yaitu 1.80 gram dalam setiap 100 gram umbi ini. Penderita diabetes pun dapat menjadikannya sebagai cemilan sehat karena nggak akan meningkatkan gula darah.

Hal ini sejalan dengan hasil studi yang dilakukan pada tahun 2016. Studi tersebut menemukan bahwa pemberian ekstrak bengkoang pada tikus dapat mengurangi kadar gula secara signifikan. Selain itu, ekstrak umbi ini juga mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Meski pun demikian, tetap harus ada studi lanjutan untuk mencobanya pada manusia.

7. Meningkatkan Fungsi Otak

Bengkoang juga berguna untuk meningkatkan fungsi otak lho. Benarkah? Kok bisa sih?

Ada satu kandungan gizi pada bengkoang yang meski hanya dalam jumlah kecil saja tapi memiliki efek yang besar bagi kesehatan. Yaitu Vitamin B6. Jenis vitamin ini mampu membantu otak dan saraf agar bekerja lebih baik. Fungsi lainnya adalah membantu tubuh untuk memroduksi sel darah merah dan mengubah protein menjadi energi.

Selain itu, kandungan pada serat dan karbohidratnya juga baik untuk menjaga sirkulasi darah ke otak. Begitulah ceritanya, mengapa bengkoang juga bisa meningkatkan fungsi otak kita. Jadi, apa Teman-teman masih nggak doyan ngemil bitok?

8. Bengkoang juga dapat Mencegah Dehidrasi

Kandungan air pada umbi bengkoang seberat 100 gram adalah sekitar 85.10 gram atau berkisar antara 85 – 90%. Sehingga, mengonsumsi bengkoang nggak hanya bisa mengenyangkan tapi juga dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan cairan kita. Efeknya, kita bisa tercegah dari dehidrasi dong.

9. Kegunaan Bengkoang untuk Kesehatan Kulit

Kegunaan Bengkoang untuk Kulit
Editted by Canva

Manfaat utama pada bengkoang adalah untuk kesehatan kulit. Bukankah tadi sudah kubilang bahwa banyak produk skincare yang menggunakan umbi ini sebagai bahan penyusunnya. Apalagi produk-produk masker wajah. Iya kan?

Kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit pada bengkoang adalah vitamin C. Dimana vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat membantu untuk memroduksi kolagen agar kulit tetap sehat. Selain itu, antioksidan juga mampu mencegah efek buruk radikal bebas.

Efek ini akan menghilangkan tanda-tanda penuaan kulit. Vitamin C juga dapat membantu untuk memperbaiki dan mencegah kulit kering serta melindungi kulit kita dari sinar matahari. Jadi, Teman-teman udah pernah maskeran pake bengkoang belum? Yuk, maskeran! Hehehe…

10. Mengonsumsi Bengkoang juga dapat Menurunkan Resiko Kanker

Bengkoang memberikan efek antioksidan dari vitamin C, vitamin E, selenium, dan beta karoten. Hal ini juga berdampak positif pada pencegahan penyakit kanker, terutama kanker usus besar. Ditambah lagi, kegunaan bengkoang untuk kesehatan usus yang tadi telah dijelaskan.

Sebuah studi menjelaskan mengenai efektifitas mengonsumsi serat makanan. Dimana orang yang mengonsumsi lebih dari 27 gram serat sehari memiliki risiko 50% lebih rendah terkena kanker usus besar jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya kurang dari 11 gram.

11. Meningkatkan Sistem Imun Kita

Kandungan vitamin C dalam 100 gram bengkoang mampu memenuhi 40% kebutuhan harian untuk tubuh. Vitamin ini memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Makanya, kenapa kita dianjurkan untuk rutin mengonsumsi vitamin C di masa pandemi begini.

11 Khasiat Bengkoang untuk Kesehatan

Biar bagaimana pun juga, manfaat bengkoang untuk kesehatan tadi masih ada yang membutuhkan penelitian lebih lanjut. Misalnya saja mengenai bagaimana bengkoang dapat mengendalikan kadar gula dalam darah. Jika, Teman-teman memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter ya. Dengan begitu, kita bisa mendapat arahan yang lebih tepat meski beberapa buah dan sayuran memiliki efek yang bagus untuk kesehatan.

Selain itu, sebaiknya mengonsumsi bengkoang yang memiliki kualitas bagus. Kita harus sudah mengupas dan membersihkan bengkoang sebelum mengonsumsinya secara langsung. Semoga bermanfaat.

Bahan Bacaan:

  1. Web https://kesehatan.kontan.co.id/
  2. Web Alodokter
  3. Web Hellosehat

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEO & Blog Competition 2020

contest telkomsel 1.1

Promotion

Another Side

KEB

Kumpulan emak blogger
Kumpulan Emak Blogger

BPN

Blogger perempuan
blogger perempuan

Gandjel Rel

Logo Gandjel Rel
Blogger Gandjel Rel

PAS Blogger

joeragan-artikel
joeragan-artikel