cara menangani darah rendah dari rumah

Tubuh yang Mudah Pusing dan Makanan untuk Darah Rendah yang Menenangkannya

Halo Sobat Filia! Gimana kabar kalian hari ini? Kali ini, aku mau bagikan artikel tentang makanan untuk darah rendah ya! Siapa tahu ada yang kondisinya sama kayak aku.

Jadi, gini. Ada momen-momen kecil yang tiba-tiba bikin aku mikir. Kayak, kenapa ya, tubuhku bisa selemah ini?

Kadang bangun tidur pusing, setelah jalan sebentar langsung ngos-ngosan. Terus pernah suatu hari nih, aku makan timun, dan… pusingnya itu langsung nendang banget.

Rasanya muak. Soalnya, aku suka banget makan sayur timun bikinan mamaku. Tapi, nggak bisa kupungkiri kalau aku juga sedikit takut sih.

Nah, dari situlah aku mulai belajar lebih lembut dengan tubuhku sendiri. Lebih telaten mengenali apa yang membuatnya tenang, dan apa yang bikin dia bilang “eh, santai aja dulu dong, aku butuh istirahat nih”.

Salah satu hal yang sempat kupelajari adalah makanan itu bukan cuma soal isi perut. Makanan bisa berkata hal-hal halus pada tubuh, termasuk saat aku sering pusing karena darah rendah.

Kenapa Makanan Itu Begitu Penting buat Darah Rendah?

Dari salah satu website kesehatan resmi, tekanan darah yang terlalu rendah (tanda-tandanya bisa berupa pusing, pandangan kabur, lemas, atau bahkan ingin pingsan) kadang bukan sekadar “kurang ngopi”.

Baca juga:  12 Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Tubuh

Itu seringkali berkaitan dengan gimana tubuh kita mengalirkan darah dengan nyaman ke seluruh bagian tubuh, termasuk ke otak.

Saat darah rendah, tubuh kita seperti mesin yang butuh pelumasan ekstra. Perlu energi, cairan cukup, dan nutrisi yang membantu pembuluh darah bekerja dengan baik.

Dan asal Sobat Filia tahu saja ya! Makanan sehari-hari itulah yang berperan langsung dalam hal ini.

Makanan untuk Darah Rendah yang Menenangkan dengan Tubuhmu

makanan untuk darah rendah

Salah satu family-ku menyarankan soal makanan untuk darah rendah yang sebaiknya kukonsumsi. Doi bekerja di salah satu rumah sakit di daerah Lumajang.

Kalau sudah tahu bakalan pusing habis makan timun, mbok ya ojo makan timun, Yun.

Padahal, emaknya which is bibiku dan emakku yang masak sayur timun dengan begitu nikmatnya. Sehingga, aku susah menolak tawaran sayuran sup timun mereka. Hmm…

Mungkin dia tahu kalau aku nggak bisa lepas dari sup timun bikinan emak-emak kami. Makanya, dia menyarankan beberapa makanan untuk mengimbangi darah rendah yang kualami.

Awalnya, aku menganggap makanan-makanan ini biasa saja. Tapi, kemudian aku paham. Makanan untuk darah rendah yang dia sarankan bisa bikin tubuhku lebih tenang.

1. Telur & Sumber Vitamin B12 Lainnya

Sepupuku bilang vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah. Di mana, sel darah merah yang sehat akan membantu tekanan darah tetap stabil.

Beberapa makanan yang kaya banget sama nutrisi ini, antara lain telur, hati sapi, daging ayam atau sapi, dan produk susu rendah lemak.

Sebenarnya, aku doyan banget makan telur. Mau dadar, ceplok, atau rebus mah gas saja. Nggak ada masalah sama sekali.

Baca juga:  Ini Nih Manfaat Latihan Kardio di Gym Terdekat

Musuhku cuma susu sih di daftar makanan sumber vitamin B12 ini. Hehehe….

2. Buah dan Sayuran Berfolat

Berikutnya ada folat atau vitamin B9 yang membantu dalam pembentukan darah dan memberi energi yang lebih lembut.

List makanannya, ada bayam, brokoli, kacang-kacangan, pepaya, pisang, sampai alpukat.

Kalau pisang dan pepaya mah sahabatku banget. Aku bisa makan kedua buah itu kapan saja. Kayak, hampir setiap waktu ada stoknya di kulkas.

Tapi, kalau aku lagi pusing sehabis makan timun, aku jadi inget kalau tubuh itu unik dan perlu perlakuan berbeda setiap hari. Jadi, baiknya ya mengonsumsinya selang-seling bae.

3. Sedikit Garam (dengan Bijak)

Bagian ini tuh agak tricky. Kebayang nggak? Emak dan bapakku punya tekanan darah tinggi. Sementara aku? Malah tekanan darah rendah.

Makanan untuk orang dengan tekanan darah tinggi nggak boleh banyak garam. Terus aku, malah butuh sedikit garam ekstra. Kenapa begitu?

Menurut website kesehatan resmi yang kubaca, garam bisa membantu tubuh mempertahankan tekanan darah. Tapi, kata sepupuku tetap nggak boleh berlebihan. Hehehe….

4. Makanan yang Banyak Airnya

Salah satu penyebab besar darah rendah adalah dehidrasi. Biasanya pun, kalau aku puyeng ya karena emang aku kurang minum.

Suka susah dibilangin sih kamu, Yun. Kenapa malas minum banget sih? Kamu nggak haus ya?

Duhlah, sepupuku demen banget dah ngomelin aku kalau mengeluh pusing dan lemes. Bukannya langsung dikasih buah-buahan yang mengandung banyak air, kayak semangka, atau jeruk.

Doi kayak belum puas gitu lho sebelum mengomel. Kalau udah kelar ngomel baru dah tuh menyodorkan segelas air putih dan memaksaku minum air putih yang cukup dalam sehari.

Baca juga:  Sembelit Pada Anak tu Gimana Sih Cara Mengatasinya?

5. Kafein di Saat yang Tepat

kopi untuk darah rendah

Ini bagian yang paling kusuka, tapi sepupuku ngasih tahunya sambil melirik sinis ke aku.

Ya, gimana nggak? Katanya, secangkir kopi atau teh kadang memang bantu menyuntik energi cepat. Soalnya, kafein bisa meningkatkan tekanan darah dan detak jantung untuk sementara.

Pastikan kamu nggak ngopi malam hari ya, Yun. Entar tubuhmu malah bingung sama waktu tidur. Jangan sampai begadang!

Diomelin begitu, aku cuma bisa tersenyum dengan pasrah. Mau gimana lagi? Kalau aku lagi puyeng pas di Jember, para paman dan bibiku, termasuk emaknya, malah nyalahin doi. Hehehe…

Lalu, Kenapa Timun Bikin Aku Pusing?

Kalau Sobat Filia pernah heran kenapa timun, yang katanya kaya air, malah bikin kalian pusing setelah makan. Aku berikan beberapa penyebabnya, antara lain:

  • Pengaruh cairan dan elektrolit. Meskipun timun mengandung banyak air, elektrolit seperti natrium/potasium perlu seimbang biar tekanan darah tetap stabil. Kalau nggak seimbang, tubuh bisa bereaksi (ini berbeda untuk setiap orang). Sesuai menurut pendapat ahli yang ada di website kesehatan yang kubaca.
  • Respons tubuh yang unik. Setiap kita punya reaksi tubuh yang berbeda terhadap makanan tertentu. Itu sama sekali bukan aneh. Hanya semacam undangan tubuh untuk lebih mengenalnya lagi.

Sobat Filia pun mungkin punya makanan yang bikin kalian merasa “eh kok malah begini ya”, dan itu bukan berarti kalian salah, hanya berarti kalian lagi belajar bahasa tubuh sendiri saja.

Penutup, buat Kalian yang Baca sampai Baris Ini

Sobat Filia, kalian harus tahu! Belajar merawat tubuh itu bukan soal memaksa semuanya kayak sempurna setiap hari. Ini soal menghormati sinyal-sinyal kecil, termasuk pusing yang tiba-tiba datang, atau rasa lega setelah makan sesuatu yang tepat.

Tubuh kalian itu bukan musuh lho. Ia hanya sahabat yang kadang bertanya, “Aku butuh apa ya hari ini?”

Semoga makanan untuk darah rendah yang kuceritakan di atas bisa jadi jawaban lembut buat tubuh kalian juga!

Coba cari tahu informasi tentang https://pusatibi.or.id/!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *