Sakit Perut Pada Anak

Sakit Perut Pada Anak, Apa Saja Sih Penyebabnya?

Penyebab Sakit Perut Pada Anak Tu Apa Saja Sih? – Aku belum punya anak sih. Menikah juga belum. Jadi kalau ditanya apa penyebab sakit perut anak tu susah banget memberikan jawabannya. Tapi bukan berarti aku nggak tahu ya. Kenyataannya, aku punya adik bungsu yang masih usia Sekolah Dasar.

Well, adik bungsuku dilahirkan ketika aku baru saja lulus SMA. Kebayang ‘kan, kalau kami cuma pergi berdua saja itu kayak gimana? Yupz, dia udah kayak anakku, bund. Kalau ditanya apa aku malu, ya nggaklah. Dia ‘kan adikku.

Pernah suatu ketika dia mengeluh sakit perut. Semua orang di rumah sudah panik nggak karuan. Gimana nggak panik? Dia kayak kesakitan gitu. Nangis jejeritan. Eh, ternyata dia kena sembelit. Aku lupa sih, waktu itu dikasih apa sama mama. Yang jelas kami nggak perlu ke dokter. Selang beberapa saat, dia sudah asyik main lagi dengan teman-temannya.

Jadi, Apa Saja Penyebab Sakit Perut Pada Anak?

Berkaca dari kejadian itu, kita mesti mulai aware sama sakit perut yang dialami anak. Maksudnya sih biar nggak sedikit-sedikit harus ke dokter. Kalau bisa ditangani sendiri kan jauh lebih nyaman.

Penyebab Sakit Perut Pada Anak
Sumber : beritagar.id

Dalam kesempatan ini, aku akan sedikit berbagi mengenai penyebab sakit perut anak. Beberapa sudah dialami oleh adik bungsuku. Yang lain, aku simpulkan dari pengalaman anak-anak di sekitar lingkungan rumahku. Bahkan, beberapa aku ambil dari bahan bacaan.

Sembelit

Ini yang dialami oleh adik bungsuku. Sakit perut karena sembelit. Ayah dan bunda tahu dong, sembelit itu apa?

Sembelit itu ketika buang air besar yang jarang atau feses yang keras dan kering. Waktu itu dia merasa sakit perut tapi menahan untuk nggak buang air besar. Mungkin khawatir akan terasa sakit.

Cara penanganannya yang sederhana adalah menambah konsumsi makanan berserat. Bisa dengan sayur atau buah-buahan. Di keluarga kami selalu menyediakan pisang dan papaya. Dua buah itu paling disukai oleh kami sekeluarga.

Konsumsi Makanan yang Nggak Matang

Jangan anggap remeh makanan yang nggak matang! Ada penelitian yang menyebutkan tentang itu. Lembaga kesehatan Amerika Serikat, The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) salah satunya. Mereka mengungkapkan bahwa makanan yang nggak matang bisa menyebabkan nyeri pada perut anak. Makanan seperti apa?

Mereka menyebutkan salah satu contohnya adalah daging sapi. Jadi, ada bakteri Escherichia coli yang mengintai dan dapat menginfeksi saluran pencernaan.

Yah, meski sebenarnya hal ini juga bisa terjadi pada orang dewasa. Tapi cobalah menikmati makanan yang matang saja. Apalagi jika berurusan dengan daging-dagingan. Lanjut.

Pembengkakan Usus Buntu

Inilah yang perlu diwaspadai. Bagaimana kita tahu sakit perut pada anak disebabkan oleh pembengkakan usus buntu?

Kita memang nggak bisa mendeteksinya sendiri. Perlu ahli untuk itu. Tapi, kita bisa melihat dari gejala yang ditunjukkan. Sehingga, kita bisa segera mengambil tindakan untuk membawa anak ke dokter. Jadi, apa gejalanya?

Anak akan merasa nyeri perut di sekitar pusar yang menjalar ke sisi kanan bawah perut dalam beberapa jam.

Lha, tapi ‘kan anak nggak bisa begitu saja bilang dengan detail begitu. Mereka cuma akan bilang kalau mereka sakit perut. Lalu memegang perut mereka untuk menunjukkannya.

Selanjutnya, kita tekan perut bagian sisi kanan bawah. Jika mereka merasa itu lebih menyakitkan, maka sebaiknya kita bergegas membawa mereka ke dokter. Apalagi jika disertai dengan demam.

Diare

Diare bukan hal yang bisa kita anggap remeh. Mengapa? Berdasarkan laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada sekitar 525.000 anak balita yang meninggal karena diare setiap tahunnya.

Apa penyebab diare pada anak? Pemicu utamanya adalah kebersihan lingkungan dan sanitasi. Sehingga terinfeksi virus, bakteri atau pun parasit. Dimana sebagian besar memang karena terinfeksi virus.

Apakah semua kasus diare anak memang begitu? Nggaklah. Ayah dan bunda harus tahu bahwa diare pada anak juga disebabkan oleh alergi, keracunan makanan, gangguan penyerapan makanan dan efek samping obat. Jadi, harus hati-hati ya.

Alergi Makanan

Ada beberapa hal yang mungkin terjadi karena alergi makanan. Salah satunya adalah kram perut. Selain itu, alergi terhadap makanan tertentu juga bisa menyebabkan si kecil muntah, diare dan ruam kulit.

Stress

Memang anak-anak bisa stres? Dunia mereka ‘kan hanya tentang bermain dan belajar. Wo, jangan salah! Meski jarang terjadi, Ayah dan Bunda perlu tahu, kalau anak bisa saja mengalami depresi. Mereka kadang menunjukkannya dengan keluhan sakit perut. Jadi, sebagai orang tua, kita perlu menjaga suasana hati anak dan berusaha selalu meluangkan waktu bersama agar mood anak tetap happy.

Nah, itulah tadi beberapa penyebab sakit perut pada anak. Kalau kita tahu penyebabnya apa, maka kita bisa mudah mencari bagaimana usaha menyembuhkannya. Iya nggak ayah-bunda? Kalau aku sih iyes.

Terima kasih sudah betah membaca artikel ini sampai akhir paragraph. Semoga bisa sama-sama kita ambil pelajaran. Kalau ada yang mau menambahi bisa langsung tulis di kolom komentar yang telah kami sediakan ya. Mau kritik juga boleh kok.

Sumber
Web alodokter
Web Dancow

With Love
Filia Suka Nulis

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *