Cara Membuat CV yang Menarik

Begini Cara Membuat CV yang Menarik untuk Para Fresh Graduate

Saat baru lulus kuliah dulu, saya kebingungan bagaimana cara membuat CV yang menarik. Secara baru lulus dan nggak memiliki pengalaman apa pun. Yah, hanya beberapa kali mengikuti kegiatan internal kampus sebagai panitianya. Dan kurasa itu nggak bisa dipakai sebagai acuan menulis curriculum vitae untuk melamar pekerjaan.

Waktu itu sempat stress. Lha gimana? Pas kuliah sih enak. Kita butuh apa bisa menadahkan tangan ke orang tua. Minta duit. Kalau sudah lulus kan malu ya. Ada perasaan nggak enak gitu deh.

Sekarang sih enak. Contoh CV bagus sudah bertebaran di internet. Kita tinggal mencarinya saja. Pun website tempat membuat CV online gratis juga banyak. Tinggal bagaimana kreatifitas kita saja menjadikannya menarik.

Langkah Membuat CV yang Menarik untuk Para Fresh Graduate

Nggak sembarangan informasi lho bisa kita tuliskan dalam curriculum vitae. Ini tu bukan seperti kalimat semakin banyak informasi yang kita berikan maka akan semakin besar peluang mendapat pekerjaan. Nggak begitu mekanisme kerjanya, Gaes.

Mau tahu nggak gimana cara menuliskan CV agar menarik perhatian perusahaan tujuan? Cek langkah-langkahnya berikut ini ya.

Membuat Personal Statement agar CV Semakin Menarik

Sama halnya dengan kita yang memiliki keperluan dengan orang lain. Biasanya kita akan memakai bahasa basa-basi terlebih dahulu sebelum menyampaikan apa kepentingan kita. Bukan begitu, Gaes?

Maka begitu pula dengan daftar riwayat hidup yang akan kita sampaikan saat melamar pekerjaan. Tapi bedanya, basa-basi yang kita pakai untuk curriculum vitae bukan sembarangan.

Adalah personal statement yang umumnya berada pada bagian atas CV. Kita bisa membuat deskripsi diri secara singkat. Hal-hal yang terkait dengan minat terbesar kita, kemampuan sampai bidang atau industri apa yang ingin kita lamar.

Tuh kan? Bukankah ini bisa jadi semacam basa-basi sama pemilik perusahaan. Nggak langsung menyebutkan riwayat hidup kita deh.

Pilih Informasi yang Mendukung Posisi atau Pekerjaan yang Ingin Dilamar

Saat hendak melamar pekerjaan, tentu kita sudah mengetahui apa posisi dan bidang pekerjaan tersebut. Biasanya kita akan memilih sesuai dengan kemampuan dan skill yang kita miliki.

Sehingga, informasi yang akan kita pilih untuk tercantum dalam CV adalah yang mendukung posisi atau pekerjaan tersebut. Misalkan, kita ingin mendaftar untuk posisi jurnalis. Kita bisa mencantumkan pengalaman menjadi anggota atau pengurus bagian publikasi dan dokumentasi saat kegiatan-kegiatan kampus.

Jadi, bukan sembarang penuh pengalaman saja ya, Gaes. Biar sedikit asal semua informasinya mendukung posisi dan pekerjaan kita, kenapa nggak?

Penting Sekali untuk Mengukur Kemampuan dan Pencapaian Kita

Ketika kita sudah mendapatkan semua informasi yang mendukung posisi atau pekerjaan yang akan kita lamar, ada hal penting selain daripada sekedar menuliskannya. Apakah itu?

Kita sudah mengetahui atau mengukur sampai dimana sih kemampuan dan pencapaian itu. Semakin baik pencapaiannya maka itu bagus. Tapi, kita selalu bisa meningkatkannya seiring berjalannya waktu kan?

Sebaiknya Menulis CV secara Singkat, Nggak Perlu sampai Berlembar-lembar

Tahu nggak sih? Tim rekrutmen perusahaan umumnya memiliki waktu yang terbatas. Mereka nggak hanya akan membaca CV kita saja. Ada banyak orang lain yang tentu ingin mencari kerja.

Sehingga, seandainya CV kita terlalu panjang agar terkesan kita memiliki banyak pengalaman justru akan merugikan kita. Bisa jadi nih, mereka malah melewatkan informasi terpenting yang ingin kita sampaikan. Lantas gimana dong?

Kita harus membuatnya secara singkat tapi terperinci. Maksimal dua halamanlah. Dengan begini, kita akan sangat membantu tim HRD dalam membaca poin penting yang menjadi pertimbangan CV kita.

Buatlah CV dengan Sejujur-jujurnya

Tim rekrutmen atau HRD perusahaan tentu awalnya nggak akan mengetahui apakah kita memasukkan informasi yang benar pada CV kita. Tapi, bukan berarti mereka nggak akan bisa menilainya lho.

Maka dari itu, penting bagi kita mencantumkan informasi yang sejujur-jujurnya pada daftar riwayat hidup. Agar saat wawancara kita bisa mempresentasikannya dengan baik dan nggak jadi boomerang untuk kita sendiri.

Tips Membuat CV yang Menarik

CV yang Menarik Apabila Desaign dan Tampilannya Profesional

Yayaya… Kita tahu banget kalau cewek itu sukanya rame dan penuh gambar-gambar yang bagus. Tapi tolong deh. Hal itu jangan dipakai untuk membuat CV ya. Kenapa?

Karena desaign yang bersih akan membuat CV kita terlihat lebih menarik. Sehingga, saat membuat CV online, kita perlu memilih desaign yang simple tapi tampak elegan. Jangan yang terlalu ramai dengan warna dan gambar. Cemiau.

Menggunakan Bahasa yang Formal dan Mudah Dimengerti

Saat mendeskripsikan personal statement dan informasi yang mendukung posisi pekerjaan, sebaiknya menggunakan bahasa yang professional. Tapi, kita tetap perlu menuliskannya dengan kalimat yang sederhana.

Berikan Foto yang Profesional

Iya sih. Menampilkan foto dalam CV tu nggak wajib. Tapi bukan berarti nggak boleh. Sah-sah sajalah kalau kita mau menampilkan foto agar CV kita lebih menarik.

Hanya saja, pilih foto yang professional ya. Bukan foto yang penuh gaya bak foto model. Ingat! Kita nggak sedang mendaftar buat ikut casting sinetron atau iklan. Hehehe….

Nggak harus foto KTP dengan background merah atau biru juga lho ini. Kita bisa menggunakan foto kasual saja dengan area wajah yang terlihat jelas. Dan nggak perlu pakai filter yang nggak perlu ya.

Langkah Terakhir Membuat CV yang Menarik adalah Perhatikan Kesalahan Penulisan (Typo)

Lakukan double cek untuk menghindari kesalahan penulisan (typo). Hal ini untuk menjaga profesionalitas kita. Selain itu, typo juga bisa menyebabkan kesalahan yang fatal lho, misal kesalahan informasi dan lain sebagainya.

Cara Membuat CV yang Menarik bagi Para Fresh Graduate

Wahai sarjana muda. Saat ini sudah bukan saatnya lagi terus menadahkan tangan pada orang tua untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Sudah waktunya kita mencari kehidupan kita sendiri.

Salah satu jalannya adalah mencari pekerjaan. Nggak perlu bingung bagaimana cara menuliskan CV yang menarik. Kita bisa membuat CV secara online atau membuatnya pada word document. Tapi tetap memperhatikan langkah-langkan yang tadi sudah tersebut ya.

Semoga bermanfaat.

Related Posts

40 thoughts on “Begini Cara Membuat CV yang Menarik untuk Para Fresh Graduate

  1. jujur ini sangat berguna sekali bukan hanya untuk saya melainkan untuk orang banyak mksih min.
    saya udah 5 kali ditolak saat melamar kerja.muda2an yg ke 6 nya bisa berhasil dengan mengikuti totarial tips dari mimin.

  2. Pas banget nih buat aku yg baru lulus dan gak tau cara bikin CV, semoga cara ini bisa aku ikutin dan CV nya bisa cepet di terima. Aamiin

  3. Dulu pertama kali lulus kuliah, pusing banget bikin CV yang menarik, mana dulu masih sulit tuh akses internet, nggak kayak sekarang, banyak artikel yang bahas tentang CV menarik dan sekaligus kasih contohnya ya 🙂

  4. Pas banget aku Nemu artikel kakak ini, adikku fresh graduate minta aku buat Carikan cara membuat CV yang bagus buat melamar pekerjaan. Nanti aku kasih linknya buat adik. Terima kasih ya kak infonya sangat bermanfaat 🙏

  5. Makasih kak filia sudah kasih tipsnya buat CV yang nendang hehe..

    Btw, saya setuju sih memang penting membuat CV yang ringkas, desain menarik, serta hindari typografical error pada tulisan. Posisi yang dilamar juga penting. Dan yang paling bagus juga jangan lupa cantumkan sosmed atau link website pribadi kita agar dapat nilai+. Itu sih pengalaman saya.

  6. CV yang singkat, padat dan informative lebih menarik ketimbang yang bertele-tele. Cantumkan juga informasi yang dibutuhkan yang sehubungan dengan prestasi akademik dan kegiatan sosial. Dua poin ini membuat CV jadi lebih valuable.

  7. Daku juga gitu waktu pertama kali bikin CV bingung buatnya. Syukurlah udah ada teknik yang simple. Biar langsung mengena daftar riwayat hidup ke bagian HRD

  8. Masih ingat dulu sempat-sempatnya bikin surat lamaran dan CV pake tulisan tangan. Hihihi. Sekarang mah udah banyak template buat bikin CV di berbagai aplikasi. Terbantu bangetttt anak-anak zaman sekarang.

    BTW, kesalahan penulisan alias typo bener banget tuh. Jangan sampai konsep CV udah bagus banget, tahunya ada tulisan yang salah huruf. Hihihi

    1. Bener banget, Kak. Apalagi kalau melamarnya bagian editor misalnya. Lha, CV kita saja yang begitu penting ada typonya. Gimana pekerjaan nantinya. Hehehehe

  9. Baca ini jadi ingat jaman lulus kuliah dulu. Satu CV dipakai melamar kemana-mana, nggak diedit sama sekali. Sekali buat, langsung dicetak banyak. Padahal harusnya menyesuaikan dengan instansi/perusahaan yang dituju ya

  10. Foto yang profesional is the key sih. Masalahnya sering dianggap sepele. Padahal “packaging” itu penting juga untuk dunia kerja. Aku juga dulu pas berstatus fresh graduate sempet pakai CV yang template banget. But, syukurnya ga lama langsung tersadar soal CV ini. Semoga fresh graduate zaman sekarang jauh lebih kreatif lagi.

    1. Nah iya. Kalau fotonya saja masih asal-asalan. Nggak rapi sama sekali, mana mau orang perusahaan berhadapan dengan orang begitu. Iya kan ya? Hehehee

  11. Rekomendasi banget yah untuk para fresh graduate yang sedang hunting kerjaan. Seketika teringat jaman baru tamat kuliah dulu. Emang ish penting sekali untuk tetap jujur memasukkan beragam informasi di CV dan jadikan kesan yang menarik agar segera dipanggil juga untuk interview.

  12. karena itu sejak kecil , anak-anak saya biasain ikut les/ekskul agar bisa ikut lomba

    walau cuma nominasi pemenang, tapi lumayan untuk CV

    karena itulah yang saya cari waktu proses recruitment, selain CV menarik juga nilai tambah setiap pelamar

    1. Pada dasarnya nilai tambah pelamar kerja itu penting. Asal sesuai dengan bidang yang ingin dilamar, Kak. Akan lebih baik kalau kita ahli dalam bidang sesuai passion kita dan melamar kerja di bidang itu.

  13. Wah penting banget nih infonya buat yg mo cari kerja. Membuat CV yg baik dan sesuai dengan keinginan perusahaan gampang2 sulit ya. Tapi klo kita berhasil bikin CV yg menarik so pasti masa depan jadi lebih cerah

  14. Mba ide donk… 🙂
    Tulisan CV buat ibu-ibu yang mau kembali bekerja setelah dirasa anaknya bisa ditinggal kerja 🙂

    1. Pada dasarnya sama sih mbak. Kita mesti riset dulu perusahaan dan posisi yang kita inginkan. Setelah itu, kita akan tahu apa saja informasi pendukung yang harus masuk ke CV yang menunjang kemungkinan pekerjaan kita di sana. Cemiau….

Leave a Reply

Your email address will not be published.